kesederhanaan cintaku

Cinta ku padamu hanyalah aliran air di danau yang tenang
Bukan deburan ombak menerjang karang
Atau pula gelungan badai yang memecah bebatuan

Cinta ku padamu hanyalah seutas benang biasa
Bukan terbuat dari sutra
Atau pula kumpulan benang emas yang menyilau terkena pendar cahaya

Cinta ku padamu hanyalah sebuah getar yg kadang menghadir
Bukan gejolak emosi yang memerah dalam kemarahan yang memuncak
Atau pula kelembutan yang mengghanyutkan kala ada senadir keinginan

Cinta ku padamu adalah remang petang
Bukan kehangatan sinar mentari pagi
Atau pula keindahan pendar rembulan di malam hari

Aku tak pernah menuntutmu memberikan seluruh raga mu
Aku tak pernah memaksamu menyerahkan seluruh nurani mu

Cintaku padamu adalah sebuah kesederhaan rasa
Yang hadirnya menggema dalam setiap saling memandang
Walau pun aku telah lama menyadari
Diriku hanyalah sekedar persinggahan sementara tempat kau datang dan pergi

12 thoughts on “kesederhanaan cintaku

  1. icepapillon mengatakan:

    assalamualaikum,
    saya sedang blogwalking dan tersesat di blog anda, nice blog, indeed.
    nice poem, mengingatkan saya dengan kesederhanaan seseorang jauh yang hadir secara sederhana pula. hmph mungkin realistis telah memudar di tengah-tengah manusia-manusia yang sedang dimabuk asmara.

  2. wennyaulia mengatakan:

    lama ndak dimari

    hmm,,kalo nikahan jgn lupa ngundang lho, mas:mrgreen:

  3. shifu mengatakan:

    sesederhana itu cintamu kau ungkap, namun kesederhanaan itu telah menyempurnakan hidupku, menyempurnakan aku……terimakasih emas.

  4. niess mengatakan:

    bener ky..mencintai seseorang memang harus pas takaran,gak kurang dan gak lebih.Take its easy…

  5. indra1082 mengatakan:

    Cinta…oh…cinta….

  6. Nin mengatakan:

    Hmmm
    Sederhana ya?
    Tapi, kalau aliran di danau, danaunya luas…
    Seutas benang biasa tapi untuk menjahit seragam seorang pemimpin negara…
    Getar yang kadang hadir tapi getarannya skala 8,9 R…
    Remang petang tapi lokasinya di pantai kute Bali…
    Menjadi tidak sederhana kan…

  7. Alex mengatakan:

    hehe..lagi jatuh cintrong tho mas ??

    pa khabar ?

  8. fisha17 mengatakan:

    helloo… eh itu kenapa cinta kok remang dan petang? Kenapa gak pagi dan cerah?🙂

  9. syelviapoe3 mengatakan:

    Hm..setelah beberapa tidak mampir kemari..ternyata si empunya blog sedang jatuh cinta, ya…?
    hm.hm……….

  10. indra1082 mengatakan:

    tak liat-liat ente jadi meloww banget ya bro, hehehehe

  11. maman mengatakan:

    Jadi ngantuk nih biar cepat ngimpi tantang cinta yang sederhana…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: