jahatnya teknologi terhadap anak

HP yang saat itu sudah menjadi bagian dari “kekasih” setiap  orang, bahkan  saat ini anak yang berumur 7 tahun sudah mengetahui tentang bagaimana cara “mengutak atik” sebuah HP. pada beberapa hal, kita melihat teknologi komunikasi sebagai teknologi yang berperan memudahkan, memfasilitasi, meringankan beban manusia. akan tetapi hal tersebut juga sejalan dengan sisi negatif teknologi komunikasi terhadap anak.

aku sempat membaca beberapa berita di televisi, bagaimana dunia anak SD saat ini yang hampir 70 persen, di saku celana mereka tersimpan sebuah HP. dan bukan hanya sekedar itu juga, beberapa foto bugil artis lokal dan video porno berdurasi 3 menit juga ikut tersimpan dalam memori eksternal HP tersebut. ini menunjukkan betapa anak dibawah umur sudah mengenal “hal” yang seharusnya belum waktunya.

media teknologi yang jahat yang lainnya adalah media televisi, bagaimana film dan iklan saat ini terkadang menjurus ke “hal hal” yang porno, film perang yang penuh dengan bangku hantam dan pistol yang mengarah ke lawan. aku sempat melihat bagaimana anak anak SD bermain tembak tembakan, bermain gulat. sementara orang tua melihat hal tersebut sebagai hal yang biasa, hal yang lumrah. apakah anak anak mesti kita didik dengan adegan adegan kekerasan…? sungguh malang nasib seorang anak yang disediakan sebuah televisi di kamar pribadinya, sementara orang tua melihat TV di ruang keluarga. bagaimana orang tua bisa mengetahui acara apa yang sedang dia lihat.
dunia internet yang bebas dan sangat luas, mulai dari ilmu pengetahuan sampai dengan video porno. semuanya bisa diakses lewat internet. apalagi jika orang tua menyediakan komputer  di kamar pribadi anaknya.

memang kita menyadari bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi, sisi positif teknologi sangat membantu kita dalam menyelesaikan beberapa hal, akan tetapi kita perlu juga memperhatikan dampak negatifnya bagi seorang anak.

2 thoughts on “jahatnya teknologi terhadap anak

  1. yoyo mengatakan:

    ya pada intinya sekarang kita serahkan kepada orang tua, karena itu merupakan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anaknya. memang terkadang anak yang bandel tetapi kalo orang tuanya bisa memperhatikan dan memberikan kasih sayang maka otomatis anak itu tidak akan terjerumus kedalam perbuatan yang negatif..

    sekarang bagaimanapun kemajuan generasi kita tergantung pada peranan orang tua masing-masing..anak-anak yang kurang kasih sayang dari orang tua dia akan melakukan segala cara untuk memenhi keinginannya…

    intinya sekarang yaaa kembali ke orang tua dari anak-anak….

  2. alfaroby mengatakan:

    @ yoyo : akan tetapi selain itu kita juga tidak bisa menyalahkan orang tua sepenuhya, orang tua memang menjaga, akan tetapi faktor lingkungan masyarakat juga berperan, bagaimana acara TV dan perilaku masyarakat di sekitar kita, itu juga perlu diperhatikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: