ngumpul di kaliurang

obrolan di dapur jurusan ternyata membawa ide yang cukup bagus, saat itu sebut saja madan hery dodon dan aku membuat suatu ide cemerlang untuk mengumpulkan beberapa manusia terpelajar pada suatu tempat dimana pada tempat tersebut akan diadakan suatu acara refreshing dan bakar bakar makanan.

tepat tanggal 24 November, pukul 6 pagi, aku dodon ema dan rangga, untuk kesekian kalinya harus merelakan tidur pagi yang penuh dengan kenikmatan tergantikan dengan suasana pasar di daerah pakualaman. hanya demi membeli 5 kg gurami dan 2 kg ayam kampung. bumbu bumbu memasak dan yang tidak kalah pentingnya adalah arang hitam pekat memukau.

pukul 10 pagi segelintir manusia berkumpul di jurusan tercinta, yakni jurusan teknik fisika. tapi emang dasar manusia campus. pukul 1.30 siang baru berangkat menuju kaliurang, wisma liberti.

sempat sedikit kecewa, aku sudah mengirimkan 71 SMS kepada manusia manusia yang bergelut denganku selama lebih dari 4 tahun. tapi ya ada aja yang alasan ada acara, alasan mengajar lah, alasan udah ada janji, alasan males, sampai dengan alasan masalah pembayaran. apakah hubungan kita selama lebih dari 4 tahun tersebut wajar gak kalau dibandingkan dengan alasasn alasan tersebut….

tapi semua itu tergantikan dengan canda tawa dari risma, gelak tawa puji, tawa ceria ahm dan sedikit kekonyoloan dari arjo dan dodon, bahkan sang fotografer rangga sempat mengabadikan momen moment yang unik dari tingkah laku ema dan beberapa teman yang lain.

sore itu untuk kesekian kalinya, pertandingan cowok sejati dilaksanakan. hanya bermodalkan sebuah bola plastik, lapangan 40 kali 10 meter dan manusia sejati. pertandingan tersebut berjalan dengan penuh canda tawa dan semangat yang menggelora. bayangkan saja. lebih dari 1 tahun kami tidak bertanding senikmat dan seindah ini.

acara inti dimulai saat matahari sudah tergantikan dengan rembulan malam yang indah. gurami 5 kg tersebut mau tidak mau harus dibantai diatas perapian arang panas hasil kerjasama duet sang penakluk madan dan sang bintang ronald. bahkan sang pembela tanpa tanda jasa dodon pun ikut bekerjasama. dan hasilnya benar benar spektakuler. gurami dan ayam menjadi sebuah masakan restoran bintang 5.

makan masakan hasil koki manusia pilihan tersebut membuat masakan menjadi istimewa, ditambah gelak tawa haris dan ilmi serta tipe serta rizka. bahkan acara bertambah unik ketika manusia 3 perkara datang berkunjung, sebut saja nandi hery okto. wah… benar benar acara yang menggelegar.

malam yang penuh dengan tawa, cerita dari sebuah kartu remi dan domino dari sidiq ardi anggatara wida ahm, mimpi indah dari diaz, denis dan nuring, cerita rembug tuwa dari nandi iman haris dan bakar bakar jagung yang diprakasai oleh okto hery ema dan sang pengabadi acara rizqy (john).

semoga malam itu menjadi salah satu malam terindah yang terus terkenang sepanjang masa dan sepanjang napas ini terus berhembus.

pagi, 25 november. entah ada malaikat apa yang menyebabkan semua anak harus merelakan dingin kaliurang dengan sebuah kewajiban shalat subuh “tepat waktu”. mungkin ini anugrah dari Tuhan. kami hanya meninggalkan manusia 2 sejoli nandi dan junet untuk menjaga wisma tersebut atau kalau boleh jujur meninggalkan mereka berdua yang sedang saling bersautan dalam mendengkur.

perjalanan pendakian sekitar 100 meter menuju gardu pandang untuk melihat ciptaan Tuhan daru sudut pandang yang berbeda. Merapi. sekali lagi jerit tawa ema dan banyolan okto serta obrolan gak karuan dari hery dan madan membuat pagi itu menjadi penuh semangat.

sepakbola bagi kami adalah suatu hal yang sakral. jujur saja, aku bisa dekat dengan ronald, sidiq, madan, haris dan beberapa manusia lainnya adalah ketika kami harus merelakan diri untuk berlari dan berkeringat di lapangan hijau. mungkin orang lain menganggap hal tersebut sepele, tapi bagi kami fisika teknik angkatan 2003, hal tersebut adalah hal yang istimewa. hal yang dapat menyatukan semangat dan perjuangan kami.

bermain sepakbola dengan hati riang dan penuh canda tawa dari 10 orang manusia sungguh sangat menyenangkan. ada yang menggiring bola layaknya pemain dunia, ada yang mengumpan bola layaknya kapten inggris bahkan ada yang bermain hanya berlari lari saja (sory ya her) tapi kesemuanya itu kami bukan melihat permainan sepakbola , tapi kami melihat betapa kompaknya, betapa hangatnya suasana pagi itu, betapa ikatan persaudaraan antar manusia, betapa gelak canda menjadi bunga mimpi ketika malam hari, betapa kisah ini akan kembali kami ceritakan pada 10 atau 20 tahun lagi, alangkah indah memori ini

kecapekan, berkeringat dan minum air putih serta merokok adalah sesuatu hal yang biasa bagi kami, makan prasmanan ayam kampung plus nasi plus air putih plus sop segar plus mie bihun. betapa nikmatnya pagi itu,  27 orang saling berkumpul dan mengunyah makanan masing masing. ada yang menggambil ayam dobel. ada yang menggambil nasi bak layaknya kuli bangunan, ada yang cuman malu malu ngambil dikit, ada yang nambah 2 porsi piring, emang dasar manusia tak karuan. tapi aku melihat hal tersebut sebagai hal yang benar benar jujur, hal yang polos, hal yang luar biasa, betapa ikatan antar kami terjalin begitu mesra tanpa mengindahkan dari mana kami berasal, apa saja agama kita, anak direktur, anak tukang, anak dokter, kesemuanya itu hilang tanpa adanya perbedaan. satu untuk semua dan semua untuk satu tujuan yang sama.

beristirahat sejenak dan kami pun harus mau tidak mau merelakan saat saat yang begitu nikmat ini untuk kembali ke kehidupan yang monoton kami, kehidupan dimana burjo adalah teman malam kami, kantin adalah tempat ngobrol kami, dan kos adalah privasi kami.

ya Tuhan, jadikan acara hari ini menjadi acara yang akan tersimpan dalam memory otak kiri kami yang akan terus terngiang dalam hati kami.

salam hangat dariku untuk anda yang saat ini sedang menunaikan tugas yang mulia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: