dual degree, why not..?

Saat seseorang memutuskan untuk mengambil gelar master, tidak sedikit suara yang dilontarkan rekan bisnis, teman bahkan juga saudara terdekat. Ada yang cenderung ekstrim mengatakan, “Buat apa kuliah S2 kalau gajinya sama dengan lulusan S1.” Ada juga yang bernada pesimis, “Buat apa kuliah tinggi-tinggi. Cuma menghabiskan biaya tanpa hasil yang jelas!

Kalau dipikir-pikir, gelar S2 memang tidak memberikan jaminan apa-apa. Kalau ada pemegang ijazah S2 melamar pekerjaan lalu berharap mendapat gaji lebih, dia salah besar. Pasalnya, kebanyakan perusahaan menilai seseorang bukan dari gelar akademisnya, tapi berdasarkan pengalaman kerja. Pelamar dengan pengalaman kerja dua tahun dipastikan mendapat perlakuan lebih dibandingkan pelamar fresh-graduate.

kalau menurut saya sendiri. “Lulusan S1 sudah sangat banyak. Jadi sangat sulit bersaing jika hanya mengandalkan gelar sarjana

Dari segi keahlian akademis, kualifikasi S2 jelas lebih berbobot. Di bangku kuliah, mahasiswa kandidat master berkesempatan mendalami satu bidang ilmu secara lebih fokus dan mendalam. Kajian keilmuannya berpijak pada kasus-kasus yang sedang terjadi. Dengan begitu, mahasiswa S2 menjadi lebih matang dalam keilmuan yang ditekuninya.

Keuntungan lainnya adalah networking. Peserta program paskcasarjana rata-rata berasal dari dunia kerja. Mereka umumnya para profesional di level manajer hingga direksi yang sedang melanjutkan studi. Bagi yang belum berkecimpung di dunia kerja, interaksi dengan para manajer dapat menambah wawasan mereka

Selain soal persaingan, beberapa perusahaan, termasuk lembaga pemerintahan, ada yang secara khusus mencari lulusan pascasarjana untuk posisi yang lebih tinggi. Karena pemegang ijazah S2 masih minim, dipastikan tingkat persaingannya tidak seketat di level S1.

Dan buat yang sudah bekerja, gelar master bisa mempercepat jenjang karir seseorang. Di samping itu, tidak sedikit perusahaan yang memberikan tunjangan jabatan berdasarkan gelar akademis yang dimiliki.

Pendidikan di Indonesia terus meningkat dan berkembang akhir akhir ini, terutama perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mulai menjalin kerjasama dengan beberapa universitas universitas dari luar negeri, baik dari Eropa, Amerika maupun Asia Tenggara.

Dual-degree bukanlah suatu istilah yang baru di dunia pendidikan. Program ini intinya menerapkan sistem ’satu kuliah untuk dua gelar’, sehingga mahasiswa diuntungkan baik dari segi kualitas, biaya dan outcome (gelar/ijazah) yang diperoleh setelah menyelesaikan satu masa kuliah. Program dual-degree terselenggara berkat kerjasama dua institusi pendidikan yang memiliki visi yang sama.

Bila Anda senang berada di lingkungan yang baru dan ungkin juga mempunyai hobi traveling, kuliah di luar negeri mungkin menjadi solusi pintar sekaligus menarik. Pintar karena proses belajar di sana melibatkan banyak orang dengan latar belakang budaya beragam. Menarik karena bisa sekalian jalan-jalan mengunjungi tempat-tempat wisata dan menikmati budaya masyarakat yang berbeda. akan tetapi biaya kuliah di luar negeri memang membutuhkan biaya yang tinggi, baik biaya untuk penunjang pendidikan maupun biaya untuk kehidupan sehari hari.

ada banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan sistem Dual Degree, diantaranya adalah Master of Management Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (MM-FEUI), bekerjasama dengan IAE de Gronable, Universite Pierre Mendes, mahasiswa akan menyandang dua gelar master sekaligus, Master of Management (MM) dan Master Business Administration (MBA), hanya dengan menyelesaikan satu program kuliah.

Universitas Gadjah Mada juga mempunyai program serupa yakni Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (MM-UGM), khususnya untuk program manajemen. yakni bekerjasama dengan :

1. Master of Business Administration (MBA) from University of Kentucky, USA;

2. Master of Science (MSc) from the Faculty of Management & Organization and the Faculty of Economics, University of Groningen, the Netherlands

3. Master of Applied Commerce (MAC) form the University of Melbourne, Australia

4. Master of Science in International Business (MScIB) from the University of Stirling, Scotland

5. Master of Science in International Business (MScIB) from CERAM Sophia Antipolis, France

6. Master of Science (MSc) from Erasmus University Rotterdam, The Netherlands

Di Trisakti, terdapat program khusus di bawah naungan Trisakti International Business School (TIBS).

Pascasarjana Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran yang menggelar Program Pascasarjana Combined Degree (PPCD).

Bila Anda ingin meraih gelar master di bidang hukum, salah satu tempat yang cukup diperhitungkan oleh mahasiswa Indonesia adalah Belanda. Maklum, sistem hukum Belanda sejak zaman dahulu menjadi kiblat hukum Indonesia-juga banyak negara lainnya.

Bila anda lulusan jurusan teknik , Jermanlah tempatnya. Kampus-kampus di negara ini, khususnya di Berlin, merupakan ’mesin pencetak’ insinyur-insinyur kenamaan. Teknologi Jerman hingga kini masih sangat dominan di tingkat dunia.

Bila Anda lulusan S1 Teknik Mesin atau Teknik Industri, Technische Universität Berlin (Universitas Teknik Berlin) pantas masuk dalam list pilihan. Kampus ini antara lain menggelar program Global Production Engineering dengan gelar Master of Science in Global Production Engineering (MSc.). Fokus program antara lain mencakup Production Technology, Engineering Design dan Energy Technology.

dan masih banyak beberapa perguruan di Indonesia yang bekerjasama dengan universias universitas luar negeri. atau mungkin juga saat ini sedang menjalin atau akan menjalin kerjasama

Jadi, kalau bisa dua, mengapa cuma mengejar satu gelar?

 

One thought on “dual degree, why not..?

  1. adam mengatakan:

    good writing comes from a bright idea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: