sang penghibur “padi”

setiap perkataan yang menjatuhkan tak lagi kudengar dengar sungguh
juga tuk berkata yang mencela tak lagi kucerna dalam jiwa
aku bukanlah seorang yang mengerti tentang kelihaian membaca hati
ku hanya pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya

oh…bukankah kupernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya

kukerahkan langkah kaki dimana cinta akan bertumbuh
kulayangkan jauh mata memandang tuk melanjutkan mimpi yang terputus
masih kucoba mengejar rinduku meski peluh membasahi tangan
lelah penat tak menghalangiku menemukan bahagia

oh…bukankah kupernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya

yang lelah jiwanya

bukankah hidup hanya penantian
tak harus kencang terus berlari
kuhelakan nafas panjang
tuk siap berlari kembali

bagai bintang yang bersinar
menghibur yang lelah jiwanya
bagai bintang yang berpijar
menghibur yang sedih hatinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: