Ka’bah

est6791.jpg est6669.jpg est6613.jpg 

 

Ka’bah mengalani beberapa kali rekonstruksi

 

Bentuk kubuslah yang membuat ia bernama Ka’bah. Allah menjadikannya rumah suci pusat (peribadaatn dan urusan dinia) manusia.

 

Sejarawan menyatakan Ka’bah dibangun 5 hingga 12 kali. Tarikh populer menyebutkan rumah suci ini pertama kali didirikan oleh malaikat. Baru kemudia didirikan oleh Nabi Adam, Nabi Ibrahim kemudian oleh bangsa Quraish pada masa jahiliyah – saat Muhammad berumur 25 tahun.

 

Pembangunan terakhir adalah oleh Ibnu Zubair pada 64 Hijriyah. Namun rekonstruksi terus dilakukakan antara lain pada masa era pemerintahan Abdul Malij Marwan pada 74 Hijriyah dan rekonstruksi juga dilakukan pada pada masa Sultan Murad Khan pada 1039 Hijriyah karena sebagian bangunan rusak akbat banjir.

 Rumah suci ini adalah pusat thawaf bagi jamaah haji dan umrah. Pada salah satu sudutnya. Terdapat Hajar Aswat, batu hitam yang Rosulullah pun menyempatkan diri menyentuh dan menciumnya. Hajar Aswat berdasarkan sabda Nabi, diturunkan dari surga dengan warna yang lebih putih daripada susu. Dosa dosa keturunan Adam membuatnya menjadi hitam.

 

Pada era Ibnu Zubair, Ka’bah dibangun seperti pada masa Nabi Ismail. Bangunan lebih panjan dan meliputi area yang saat ini diselimuti Hijr Ismail. Ibnu Zubair juga membuat 2 pintu dan merendahkannya sehingga orang dapat dengan mudah masuk.

 

Hijr Ismail sebenarnya adalah bagian dari Ka’bah. Konon Aisyah pernah berkata pada Nabi, ingin masuk ke Baitullah, akhirnya nabi menyuruh untuk masuk ke dalam Hijr Ismail karena ia adalah bagian dari Baitullah.

 

Khalifah Abdul Malik kemudian mejadikan Ka’bah berbentuk kubus. Ia juga meninggikan pintu Ka’bah, Hijr Ismail ini ditandai dengan dinding rendah melingkar di luar dinding Ka’bah.Pada masa Jahiliyah, banyak berhala di dalam Ka’bah. Kini, ruangan ini kosong. Hanya ada meja tempat menyimpan lampu jinjing bertenaga baterai serta parfum untuk mengelap dinding, tak ada dinding, datk ada jendela.

3 thoughts on “Ka’bah

  1. dhann mengatakan:

    jadi bentuk asli ka’bah apa tuh…thanks wall

  2. alfaroby mengatakan:

    bentuk aslinya ya berbentuk bangunan seperti yang terlihat saat ini, perubahan perubahan hanya terjadi pada renovasi yang tidak begitu mempengaruhi bangunan ka,bah

  3. jo mengatakan:

    umat islam tdk membenarkan adanya patung atau gambar ataupun foto dalam prosesi ibadah di masjid termasuk benda apapun yg menggambarkan nabi muhammad walau diletakkan sebagai pajangan di rumah, namun bagaimana halnya dgn hajar asawat yg berupa batu. apakah ada umat islam yg mempertanyakan mengenai hal ini. apalagi mengelilingi dan menciumnya.

    mohon maaf kalau menyinggung. mohon penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: