jangan terlalu mencintainya

jangan terlalu mencintainya lebih dari sewajarnya, karena ketika anda mencintainya lebih dari sewajarnya anda akan terhubung dengan dunia imajinasi yang mana akan berpikir bahwa “aku sangat mencintaimu lebih dari segalanya”, dan secara tidak sadar anda akan masuk dalam pikiran “kamu harus mencintaiku seperti aku mencintaimu”, aku merelakan semuanya untukmu dan secara gak sadar anda akan berpikiran “kamu harus merelakan segalanya demi aku” karena aku sudah merelakan segalanya kepada kamu. aku meluangkan segala waktuku hanya untuk dirimu dan otomatis “kamu harus wajib meluangkan segala waktumu hanya untukku”.

dalam pola pikir diatas kita akan semakin terjepit dalam pola pikir dan imajinasi yang berlebihan, itu bukanlah masalah pendapat atau bahkan sifat karakteristik yang berbeda beda pada setiap manusisa, dan tidak pula tergantung dengan keadaan baik pria maupun wanita. itu adalah pola pikir yang kurang tepat.

kita akan mencoba berpikir secara rasional atau bahkan menjadi pihak yang ke 3, yakni pihak yang tidak tertekan dengan berbagai hal dan masalah yang ada, kita akan mencoba untuk kembali ke sebuah topik yak unik dan biasa dalam kehidupan setiap haru

“sistem jual beli”

elo jual, gua beli, bukanlah sebuag filsafat modern yang jarang terdengar di telinga kita, dalam sistem berpacaran yang ada di atas, ketika kita mencintai seseorang berarti secara gak sadar kita akan harus menginginkan orang yang kita cintai berbuat hal yang sama seperti apa yang telah kita lakukan, hal tersebut apakah tidak sama dengan sistem jual beli, kiata menjual dan mereka membeli.

padahal cinta bukanlah serendah itu, cinta bukanlah karena faktor perasaan karena paksaan, cinta lebih dari itu, kita seakan akan terbuai dalam keterpurukan sistem pola pikir yang tidak dewasa,

yang jadi pertanyaan adalah apakah batas kewajaran dam cinta pada setiap manusia itu berbeda beda ?

dalam hal ini adalah tergantung pada setiap karakteristik karakter manusia yang berbeda beda, kita btidak bisa membatasi dalam kewajaran setiap manusia karena itu adalah sesuatu yang berbeda, akan tetapi kita telah masuk dalam norma dan adat yang telah ada dan secara langsun masuk dalam tatanan kehidupan kita, sehingga kita bisa memperoleh batasan secara general mengenai kewajaran dam bercinta.

intinya, percintaan dalam dua insan yang saling menyayangi alangkah indahnya jika di barengi dengan rasa cinta yang sewajarnya, tidak berlebih lebihan dan tidak sangat kekurangan, pas apa adanya.

salam untuk anda yang saat ini sedang dimabuk asmara     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: