marah yang terpuji dan tercela

smokey-light.jpg

marah karena Allah SWT. itu terpuji. tetapi jika karean yang lain, maka itu adalah kemarahan yang tercela. seorang mukmin jika marah harus karena Allah SWT, bukan karena nafsunya. ia marah untuk membela agama, bukan untuk dirinya. jika batas batas agama dilanggar, ia akan marah bagaikan seekor singa yang mangsanya diambil oleh manusia. sudah tentu Allah akan marah karena kemarahannya, dan rela karena kerelaanya

kamu tidak boleh bertamu pada Raja jika badanmu najis, begitu pula kamu tidak boleh bertamu kepada Rajanya para Raja, Allah. jika badnmu najis, kamu seperti penggoreng yang banyak tahi minyaknya. ukirlah amalmu, kendalikan hatimu dan sucikanlah. sesudah itu kamu boleh bertamu pada Raja diraja. ketika dalam hatimu masih ada kemaksiatan, kekhawatiran terhadap makhluk, serta kecintaanmu terhadap dunia dengan segala isinya. semua itu merupakan kotoran hati.

jika kamu menginginkan kebahagiaan, keluarkanlah makhluk dari hatimu. janganlah kamu takut atau berharap kepada mereka. janganlah kamu suka dan terlena dengan mereka. larilah dari segala sesuatu seolah-olah mereka itu bangkai yang membusuk. jika kamu telah bersikap demikian, maka kamu akan mendapatkan ketenangan ketika menginggat Allah. dan gelisah bila mengingati selain Dia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: