jump to navigation

bisa bikin (2) Februari 21, 2008

Posted by alfaroby in cerita, isengku, pengalamanku, puisiku.
31 comments

cinta, cinta
kok bisa ya bisa bikin wajah tertawa
bisa bikin mata berair
bisa bikin berantem
bisa bikin sahabat jadi putus
bisa bikin jantung berdetak keras, naik turun
bisa bikin wajah merona merah
bisa bikin senyum senyum sendiri di dalam kamar
bisa bikin (more…)

aku mencintaimu dengan sederhana Februari 15, 2008

Posted by alfaroby in isengku, puisiku, seriusku.
6 comments

mencintaimu.jpg

he he he…. coba kalian kembali ke masa lalu… dahulu kala…. pacar kalian saat ini tuh kok bisa ya… tiba tiba cinta mati padanya… padahal dia sih biasa biasa aja… malahan ada yang berujung di pelaminan menjadi sepasang suami istri… pernahkah terbayang… bagaimana dulunya….?

saat saat yang indah Januari 19, 2008

Posted by alfaroby in puisiku.
1 comment so far

Terkadang ada saat-saat dalam hidup
ketika engkau merindukan seseorang
begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu,
lalu memeluknya erat-erat!

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, ada pintu yang lain yang terbuka;
tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama
pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain,
yang telah terbuka bagi kita.

Jangan percaya pada penglihatan; penglihatan dapat menipu.
Jangan percaya pada kekayaan; kekayaan dapat sirna.
Percayalah pada Dia yang dapat membuatmu tersenyum,
sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan
untuk mengubah hari gelap menjadi terang.
Carilah Dia, yang dapat membuat hatimu tersenyum.

(more…)

11 - 12 desember 2007 Desember 13, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
3 comments

ku jemput kau disaat ayam masih tertidur lelap.

di saat matahari masih enggan menampakkan diri.

dan bulan mulai membenahi diri untuk pergi

janti…

ku jemput sang bidadari pagi

dengan warna hijau cerah

ku letakkan dengan pelan dan halus

pogung.

kerumunan manusia membuyarkan suasana

lalu lalang asap silih berganti

tertata dengan rapi di pinggir jalan

malioboro

(more…)

love you mam.. Nopember 17, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
add a comment

aku pulang, dan selalu melihat senyum ceria

aku terjatuh, dan rasa gelisah serta khawatir menyelimutimu

aku sukses, dan tangis bahagia mengalir melewati pipi kirimu

aku pergi, dan pelukan hangat dan ciuman di pipi kiriku masih sejuk

aku berbohong, dan kemarahan memuncak lalu membuatkan ku secangkir teh hangat

aku marah, dan hanya bersabar serta mendengar ocehanku

(more…)

bulan ramadhan September 25, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
add a comment

butuh waktu 11 bulan tuk menunggumu

butuh waktu tuk menantikan keindahan di waktu malammu

butuh waktu untuk merasakan kenikmatan di siang harimu

butuh waktu tuk menangis mengedang semua dosa dosa ku

tanpa makan dan minum

tanpa merasakan kenikmatan kenyang dan dahaga

tanpa merasakan kehangatan selimut di pagi dini hari

tanpa merasakan waktu luang sia sia di jam malammu

waktunya untuk menambah porsi pahala

waktunya tuk merasakan nikmatnya pahala

waktunya untuk sedikit bekerja

waktunya tuk banyak beribadah

kukatakan di surga Juli 25, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
2 comments

bibir ini terasa kering ketika menatap paras wajahmu

tangan ini terasa berat ketika mendengar suaramu

hati ini terasa sejuk ketika berbicara denganmu

aku memang pengecut

hanya tinggal mengucapkan sebuah kata

kata penuh sejuta harapan

kata penuh berjuta impian

aku memang pengecut

(more…)

kesederhanaan cintaku Juni 29, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
1 comment so far

Cinta ku padamu hanyalah aliran air di danau yang tenang
Bukan deburan ombak menerjang karang
Atau pula gelungan badai yang memecah bebatuan

Cinta ku padamu hanyalah seutas benang biasa
Bukan terbuat dari sutra
Atau pula kumpulan benang emas yang menyilau terkena pendar cahaya

Cinta ku padamu hanyalah sebuah getar yg kadang menghadir
Bukan gejolak emosi yang memerah dalam kemarahan yang memuncak
Atau pula kelembutan yang mengghanyutkan kala ada senadir keinginan

(more…)

jiwaku menasehatiku Mei 25, 2007

Posted by alfaroby in puisiku.
add a comment

jiwaku menasehatiku untuk selalu melihat sekuntum bunga dengan menghiraukan warna dan harumnya

jiwaku menasehatiku untuk selalu berbuat baik kepada semua musuh musuhku

jiwaku menasehatiku untuk lebih menghargai sekarung tahi dibandingkan dengan sebongkah emas hitam.

jiwaku menasehatiku untuk selalu tersenyum disaat hatiku tersayat sayat kesakitan

jiwaku menasehatiku untuk lebih menghargai seseorang yang berpakaian kumal dibandingkan dengan jas hitam dan sepatu kulit

terakhir jiwaku menasehatiku untuk lebih menghargai semua yang ada pada diriku