analisis SWOT korupsi

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Bab 1, pasal 1, tentang Ketentuan Umum :

Korupsi adalah perbuatan setiap orang baik pejabat pemerintah maupun swasta yang melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri/orang lain/korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara/perekonomian Negara. Pada pejabat pemerintah biasanya terdapat unsur penyalahgunaan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya.

Kolusi adalah permufakatan atau kerjasama secara melawan hokum antar-Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat dan atau Negara

Nepotisme adalah setiap perbuatan Penyelenggara Negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya di atas kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara.

Contoh kasus Korupsi :

  1. Pejabat menggunakan uang Negara dalam kegiatan proyek untuk kepentinagn pribadi
  2. Pemberian uang kepada panitia lelang agar memenangkan pelelangan tertentu
  3. Melakukan pengambilalihan kendaraan dinas yang bukan haknya
  4. Memalsukan sertifikat
  5. Pemberian dana dalam pengurusan perijinan
  6. Ancaman dari pejabat untuk menyetor sejumlah uang agar dapat memenangkan pelelangan
  7. Pimpro bertindak pilih kasih, dengan selalu memberikan proyek kepada rekanan yang satu daerah dengannya
  8. Pimpinan mengeluarkan keputusan yang menguntungkan kelompok tertentu
  9. Seorang pejabat memanfaatkan perusahaan pribadi atau keluarganya untuk memenangkan pelelangan

10.  Pejabat menerima bantuan uang, barang, dan lain-lain untuk memperoleh pekerjaan atau hubungan dengan pemerintah

Contoh kasus Kolusi :

  1. Kerjasama dalam pemalsuan sertifikat abtara instansi terkait
  2. Kerjasama antara sesame penyedia barang/jasa dalam mendapatkan proyek
  3. Adanya kerjasama yang bertujuan dan bermakna negative
  4. Adanya unsure kerugian, baik terhadap kepentingan dan kesejahteraan pihak lain, untuk kepentingan atau keuntungan pihak-pihak yang melakukan persengkokolan tersebut.
  5. Mudahnya pengusaha/perusahaan untuk mendapatkan sertifikat dari pihak yang berwenang
  6. Adanya pemanfaatan informasi internal dan informasi rahasia untuk kepentingan pribadi dan membuat laporan palsu
  7. Menerima hadiah, uang jasa, uang pelican dan hiburanj, perjalanan yang tidak pada tempatnya.

Contoh kasus Nepotisme :

  1. Adanya hubungan kekeluargaan, kekerabatan dan perkoncoan antara pihak-pihak yang menduduki jabatan dalam pemerintahan, baik eksekutif, legislative yudikatif maupun pada badan badan pemerintahan lainnya
  2. Adanya pemberian fasilitas dalam menduduki jabatan-jabatan dalam pemerintah oleh seorang pejabat dalam pemerintah kepada sanak keluarganya, temannya dan konconya untuk menduduki jabatan dalam pemerintahan
  3. Pemberian fasilitas tersebut dilakukan tanpa mengikuti proses dan prosedur yang seharusnya dan atau tanpa memandang kemanapun/kualifikasinya, jasa, profesiojal serta konsekuensinya pada kesejahteraan masyarakat
  4. Adanya beberapa pegawai yang menganggur dan tidak memiliki keahlian di bidangnya
  5. Adanya pegawai yang tidak pernah pindah sejak penempatan pertama
  6. Dalam satu unit kerja didominasi oleh alumni atau suku tertentu
  7. Adanya jaringan perkoncoan untuk menutupi kejahatan

Kekuatan

Perusahaan

• Korupsi telah diketahui dan menjadi budaya bangsa

• Korupsi dapat membuat pekerjaan terselesaikan dengan cepat

• Kesejahteraan bagi perusahaan meningkat

Publik

• Tidak adanya cukup anggaran yang ada

• Tidak adanya anggaran untuk lembur

• Anda telah membantu perusahaan

Kelemahan

Pemerintah

Adanya masalah yang serius dan ancaman dari adanya korupsi dapat mengganggu kestabilan dan keamanan masyarakat, perongrongan institusi dan nilai-nilai demokrasi, etika dan nilai-nilai keadilan yang membahayakan pembangunan yang berkelanjutan serta supremasi hukum

Kasus-kasus korupsi yang banyak melibatkan aset, dan mengancam stabilitas politik dan pembangunan.

Perusahaan

  • Menentang prinsip perusahaan
  • Kode etik melarang untuk melakukan korupsi
  • Reputasi perusahaan
  • Kantor Pusat/Manajemen akan tidak setuju

Kesempatan

  • Izin Usaha
  • Izin Penanaman Modal Asing
  • Beban pajak
  • Pengadaan barang dan jasa pemerintah
  • Proses keluar masuk barang di pelabuhan (pajak).
  • Biaya ilegal untuk polisi, imigrasi, tenaga kerja.
  • Proses pembayaran suatu proyek dari KPKN.
  • Di Indonesia terdapat 368 jenis pelayanan publik (waktu & biaya).

Ancaman

  • Stabilitas dan keamanan masyarakat;
  • Institusi dan nilai nilai demokratis yang roboh;
  • Keadilan dan nilai etika yang roboh;
  • membahayakan pembangunan yang berkelanjutan;
  • membahayakan supremasi hukum

Referency

http://www.kpk.go.id/modules/edito/doc/UU281999.pdf

About these ads

6 thoughts on “analisis SWOT korupsi

  1. syelviapoe3 mengatakan:

    wwah..yang rada rumit membedakan nepotisme dengan hubungan kekerabatan yang ‘clear’ di mata pandangan orang lain, by

    Spt kasus anaknya pak Habibie..
    padahal anaknya itu mampu memimpin [kalo gak salah PT. DI] tp berhubung si bpk menjabat sbg presiden ..maka orang2 melihatnya sbg ‘nepotisme’…

    Padahal khan belum tentu…
    Jadi serba salah

  2. alfaroby mengatakan:

    syelviapoe3 = nah… itu dia… masih banyak kasus yang serupa…. anak presiden soeharto misalnya… kita tidak boleh semena mena karena melihat ayahnya atau saudaranya kemudian kita menduga bahwa anaknya pasti bisa memimpin juga seperti ayahnya…

  3. Ayu mengatakan:

    Aduh…..thanks banget!!! Berkat artikel ini. Tugasku jd lebih gampang dikerjain. Untung artikelnya lengkap…..^^

  4. yuan mengatakan:

    gmn ya carnya supaya indonesia bebas korupsi???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: