shifu

khadijah, terima kasih
aku sendiri kok heran, apa yang ada dalam jantungku ini,
senyum hangatmu sering mengacaukan irama jantungku, awas kau ya
pandangan ainun ke arahku tak jarang ku balas sama, dan luluh seketika oleh nur mu
sentuhan di setiap jemariku bila bersamamu, tahu gak, tuh ternyata bikin cupid cemburu
kenapa mesti ada waktu, jika ketika bersamamu detik jam serasa mengejekku, sebentar lagi… sebentar lagi…
kenapa semua ini yang mengganggu di setiap malam mendengkurku
kemarahan dan bentakanku pasti membuatmu kecewa ya… maaf
ketidak mau ngalahku sering membuatmu mengeluh ya…?
kalau gitu aku mesti tunjukkan pada dunia
biar semua tahu… bahwa Allah ada di antara kita,
bahwa suara hati kita sama, sedih, cinta, marah, maaf, rindu, nyaman, hangat, sentuhan dan senyuman

Categories: cerita, pengalamanku, seriusku
  1. 27 Oktober 2008 pukul 10:26 am | #1

    waktu serasa jadi monster ketika kita bersama yang tertawa terbahak-bahak dalam detik-detik perpisahan kita. tapi tahu gak, sekarang aku seperti mampu mengalahkan nmonster jahat itu dengan jurus iler “bah” yang membuatnya meleleh…..heh…heh…heh…(gak mungkin banget yawh??)
    monster itu kini tak bisa lagi tetawa terbahak-bahak, kerena kini aku mampu meredam sang waktu yang terus menakutiku oleh apa yang mas lakukan tiap minggu…(“……”)…itu tuh, tahu kan….
    aku tahu mas gak pernah ingkari janji, karena mas selalu melakukan semuanya dari hati. jadi…….love u emas…..

  1. Belum ada trackback.