roudoh (taman)

2 hari aku udah berada di Madinah, dan keseharianku hanya berlalu dengan biasa biasa, akan tetapi dini dari itu aku menemukan sesuatu yang berbeda. tepatnya pukul 3 dini hari Masjid Nabawi baru saja di buka. aku datang ke Masjid Nabawi pukul 3 kurang dan pintu Masjid masih di jaga oleh “askar” (polisi Masjid).

pintu-jibril.jpgyang aku lihat adalah sekelompok orang bergerombol dan saling berdesakan, tua muda, mulai dari jamaah haji India, Turki, Bangladesh sampai dengan jamaah haji Indonesia. semua berkumpul di “Pintu Jibril” (salah satu pintu di Masjid Nabawi). aku melihat sesuatu yang tidak biasa pagi dini hari itu. yang menjadi pertanyaanku adalah mengapa sempai banyak orang yang berkumpul disini ?, apakah telah terjadi suatu kejadian hingga bergerombol orang membentuk suatu barakade? mungkin itu adalah pikiran pendekku

jam picollo ku menunjukkan pukul 3 tepat, pintu Jibril di buka dan orang orang berlari memasuki pintu tersebut dengan berlomba sekencang kencangnya dengan berlari untuk menuju ke dalam Masjid, aku sempat terpana dengan kejadian tersebut, aku kira ini adalah Rumah Allah, bagaimana seseorang yang akan naik haji akan tetapi tidak mengerti hal tersebut, aku pikir semua Masjid adalah Rumah Allah apalagi Masjid ini adalah MAsjid Nabawi (termasuk salah satu dari 3 Masjid yang disunnahkan untuk di kunjungi selain Masjidil Haram Makkah dan Masjidil Aqso Palestina). aku pikir segerombol orang tersebut tidaklah lebih dari 100 orang, sedangkan pagi dini hari itu, aku yakin dengan pikiran yang logis, masih tersisa banyak sekali ruangan untuk di akses dan masih banyak shof yang kosong.

karpet.jpgpenasaran dengan pikiranku dan pertanyaan yang gak terjawab, aku pun mulai memasuki Masjid lewat Pintu Jibril tersebut, sekali lagi aku terpana, aku melihat bergerombol orang berkumpul dan saling berdesakan di area “karpet hijau” (berwarna hijau). aku sendiri sempat binggung dengan hal tersebut. aku pun mulai mengikuti gerombolan tersebut.

setelah shalat 2 rokaat takhiyatul masjid . akupun duduk dan melihat beberapa meter dari ku seseorang yang ku kenal sedang duduk juga, akupun menghampiri karena ternyata dia adalah teman satu daerahku. Mojokerto. aku menjelaskan tentang kejadian yang barusan dengan, dia hanya tersenyum dan mulai menceritakan dengan detail mengenai sebuah cerita tentang masa lalu yang sampai saat ini masih tetap abadi.

 

ruangan-pengimaman-nabi.jpgdahulu kala (sambil menunjuk ke sebuah bangunan yang megah dan indah bertuliskan kata kata ayat al quran) itu adalah rumah Nabi Muhammad, dan di sini (sambil menunjukkan ruangan pengimaman di depanku) adalah tempat pengimaman Nabi.

bangunan yang megah itu adalah rumah Nabi yang sekarang dijadikan sebagai makam Nabi Muhammad, Abu bakar Assidiq dan Usman Bin Affan. dan ruang pengimaman ini adalah tempat dimana Nabi biasanya meminpin untuk shalat berjamaah bersama dengan sahabatnya, tempat nabi biasanya menyampaikan wahyu yang baru turun melalui Malaikat Jibril.

pengimaman.jpgarea antara rumah nabi dan tempat pengimaman nabi dahulu adalah sebuah taman (dalam bahasa arab Roudoh) nabi sering menanam tanaman dan menyiraminya setiap hari, selain itu juga taman tersebut adalah jalan yang dilalui oleh nabi yang kana melaksanakan shalat berjamaan.

Nabi pernah berkata “barang siapa yang shalat di antara rumahku dan tempat pengimamanku adalah seutama-utamanya dalam kebaikan (maaf kalau salah daalam penafsiran hadist nabi)

aku terpana dan jantung ini terasa berdegup dengan kencang, aku langsung melihat kebawah dan membayangkan imajinasi. aku duduk di taman nabi. saat ini aku sedang berada di sini.

diapun melanjutkan ceritanya, “kamu lihat ki.. hampir semua karpet yang ada di Masjid Nabawi semuanya berwarna Merah, akan tetapi hanya area taman nabi ini saja yang berwarna Hijau

otakku bekerja, dan pikiranku mulai jernih, sekarang aku tahu, mengapa orang orang tadi bergerombol untuk berebut tempat ini, bagaimana mereka berlari merebutkan tempat paling favorit ini Masjid Nabawi.

Maha Besar Allah Atas Segala yang Diciptakan di Dunia ini.

dan setelahnya, aku berusaha dalam setiap shalat fardhu ku untuk berada di “karpet hijau”. anda pasti bertanya tanya, mengapa dalam foto foto diatas kok semuanya laki laki, apakah perempuan tidak doiberikan kesempatan untuk menuju roudoh

pertanyaan yang menarik. bagi jamaah haji perempuan, dapat menuju roudoh mulai pukul 7 pagi sampai dengan 11 siang, dan bergantian dengan antri melewati pintu An Nisa’ (perempuan). dan bai laki laki adalah waktu di luar waktu tersebut.

About these ads

4 thoughts on “roudoh (taman)

  1. e mengatakan:

    alhamdulillah .. saya senang menemukan posting ini. kisah-kisah pribadi perjalanan ibadah haji selalu bisa menjadi obat kangen tanah haram .. sukron ..

  2. Novina mengatakan:

    Alhamdulillah, saya juga pernah sholat sunat di karpet hijau. Itupun berdesak-deskan. Tapi saya tidak bisa melihat mimbar yang katanya tempat beliau memberikan ceramah. Karena saya perempuan, jadi tidak bisa melihat tempat dimaksud, maklum aja waktu terbatas dan jumlah org yg kesana buanyak sekali. Semoga Allah mengabulkan doa saya untuk bisa kesana lagi, Amin.

  3. rere mengatakan:

    alhamdulillah jam 23.oo 7 januari 2009 mendarat di juanda sby langsung dari madinah. koreksi aja, yang dimakamkan disitu kok Ustman bin Affan. apakah bukan Umar bin Khattab. Alhamdulillah Masjid Nabawi dibuka 24 jam, roudoh juga. Saya menginap di Rehana Mubarak Hotel (Jl. Bab Al Salam) Pintu Hijau no 7. Sebelah Kanan Imam masjid atau barat masjid. Wassalam.
    Heru
    Surabaya

    • abu athiyyah mengatakan:

      menurut yang saya ketahui, baik dari membaca buku sejarah maupun ceramah dari beberapa ustadz di bandung, (misalnya K. H Ahtian Ali ) bahwa yang dimakamkan disana adalah Rosululloh, Abu Bakar Siddiq Rodiallohu Anhu dan Umar bin Khottob Rodiallohu Anhu. ketika berkesempatan untuk sholat di mesjid nabawi bulan Mei 2009, tanda karpet di raudoh sudah diganti dan karpet yang dulu biasa berbeda kini sudah sama semua. sekarang bagi kita yang jadi tanda adalah tiang-tiang mesjid, warnanya agar merah marun begitu. Insya Alloh semoga semua ummat islam bisa menunaikan sholat di mesjid nabawi.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: